Akhir bulan merupakan hari-hari yang paling dinantikan sebagian besar dari para karyawan kantoran atau pegawai yang bekerja disuatu perusahaan. Kenapa? Karena merupakan hari gajian, namun apakah sudah kamu alokasikan dengan baik?
Yuk atur alokasi gaji kamu seperti ini:
Biaya hidup seperti makan dan biaya transportasi merupakan biaya yang tak terhindari bagi setiap orang. Ini penting untuk kamu selalu persiapkan karena biaya ini timbul karena dua hal ini memang kebutuhan dan bukan keinginan.
Banyak orang yang beranggapan bahwa biaya hidupnya pasti lebih dari 50% gajinya, namun sebenarnya belum tentu lho. Seperti ada yang bilang “kan makan itu kebutuhan..” tapi pertanyaannya makan apa dulu? Makan biasa atau makan mewah, itu dua hal berbeda lho. Kalau budget makan mewah, kamu bisa masukkan di alokasi self-reward.
Coba mulai hari ini kamu catat pengeluaranmu yang mana yang kebutuhan dan yang mana keinginan.
Nah setelah mengalokasikan 50% ke biaya kebutuhan hidup, selanjutnya kamu bisa mengapresiasi dirimu dengan hal-hal yang ingin kamu capai misalkan, mau beli rumah dan butuh cicilan per bulan, nah kamu bisa alokasikan 20% dari pendapatan kamu ke biaya cicilan, namun jangan sampai kebalik malah %cicilan lebih besar dari %biaya hidup.

Ilustrasi Berbelanja (Sumber: Pixabay)
Apabila kamu belum ingin cicil beli rumah, kamu juga bisa mengapresiasi kerja kerasmu dengan makan mewah di restaurant bersama teman atau keluarga, tapi jangan sampai lewat batas yah, tetap terkontrol di rentang 20% saja Sobat Makmur.
Setelah biaya hidup & self-reward, hal ini yang sangat penting kamu lakukan untuk membuat keuanganmu terus bertumbuh yaitu dengan melakukan investasi Reksa Dana. Reksa Dana ada banyak jenisnya yang bisa kamu sesuaikan dengan tingkat risiko yang kamu inginkan.
Baca juga : Apa Saja Jenis-Jenis Reksa Dana?
Dengan berinvestasi di Reksa Dana, diharapkan dana kamu bertumbuh dan bisa menutupi kebutuhan-kebutuhan di masa yang akan datang.
Kemudian yang juga tidak kalah pentingnya yaitu mengalokasikan 10% pendapatanmu untuk kebutuhan darurat seperti biaya kesehatan yang tidak seorang pun yang akan tahu apa yang akan terjadi pada hari esok.
Promo – Promo Makmur
Temukan Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan hanya melalui Makmur. Unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Android : Play Store
IOS : App Store
Website : Makmur.id
Baca juga : Apa Saja Keuntungan Berinvestasi di Reksa Dana?
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]