makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Tahukah Kamu Apa Saja Faktor Penentu Pergerakan NAB Reksa Dana? Yuk Simak Artikel Berikut!

author
Tim Makmur
author
30 Mei 2022
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Ilustrasi Hitung NAB (Sumber: Steve Buissinne | Pixabay)

Kerap kali dalam investasi Reksa Dana kamu mendengar istilah Nilai Aktiva Bersih atau yang biasa disingkat dengan NAB. Di dalam Reksa Dana, NAB menggambarkan besaran total nilai kekayaan bersih Reksa Dana tersebut. 

NAB sendiri jika dibagi dengan jumlah Unit Penyertaan (UP) yang beredar maka akan mendapatkan suatu harga yang sering kita lihat sebagai harga Reksa Dana, NAB / UP.

Apa saja faktor penentu pergerakan NAB?

Dalam pengelolaan Reksa Dana, Manajer Investasi akan mengelola Reksa Dana di berbagai instrumen seperti Saham, Obligasi dan lain sebagainya. Dalam pengelolaan tersebut tentu ada yang untung dan mungkin saja ada yang secara nilainya berkurang. Dari seluruh pengelolaan Reksa Dana tersebut, yang akan menghitung Nilai Aktiva Bersihnya adalah Bank Kustodian (BK).

NAB selalu dihitung oleh BK setiap hari setelah penutupan pasar modal (hari bursa) yaitu pasar uang, pasar obligasi maupun pasar saham. Pada umumnya, BK menghitung aktivitas harian Reksa Dana pada sore hingga malam hari dan akan mengumumkan NAB dihari itu atau paling lambat jam 10.00 WIB di keesokan harinya. Apa saja yang dihitung oleh BK?

1. Nilai Penutupan Pasar

Setiap penutupan Pasar Modal, BK akan menghitung nilai penutupan untuk setiap emiten di dalam Reksa Dana.

Misalnya Reksa Dana Saham AAA memiliki 120 Ribu lembar saham BBCA, BBRI dan BBNI maka BK akan melakukan perhitungan nilai penutupan pasar untuk seluruh emiten saham di Reksa Dana tersebut:

BBCA = 120.000 x 8000 = 960 juta

BBRI = 120.000 x 4500 = 540 juta

BBNI = 120.000 x 9000 = 1,08 milyar

Jika Reksa Dana AAA memiliki 20 emiten saham maka BK wajib melakukan perhitungan untuk 20 emiten tersebut. Nilai penutupan pasar akan dijumlahkan sehingga mendapatkan nilai penutupan pasar untuk Reksa Dana tersebut.

2. Nilai Transaksi Reksa Dana

Selain mencatat nilai penutupan pasar, BK akan juga memperhitungkan setiap transaksi yang dilakukan sepanjang jam transaksi pasar modal entah untung atau rugi yang telah direalisasikan. 

Misalnya Reksa Dana Saham AAA melakukan transaksi jual & beli di emiten BBCA sebanyak 15 kali dalam 1 hari bursa, hasil keuntungan yang didapatkan dari transaksi tersebut mencapai Rp 200 juta, maka BK akan mencatatkan pertambahan nilai tersebut ke NAB Reksa Dana.

3. Dividen Saham

Besaran dividen ditentukan dari seberapa banyak lebar saham yang dimiliki oleh Reksa Dana. Apabila emiten yang dimiliki Reksa Dana membagikan dividen, maka nilai dividen tersebut akan dicatatkan sebagai pendapatan Reksa Dana yang turut meningkatkan NAB Reksa Dana tersebut.

Misalnya Reksa Dana AAA memiliki 2 emiten (BBCA & TLKM) yang kebetulan membagikan dividen dihari tersebut masing-masing sebesar Rp 100 juta & Rp 40 juta, maka nilai Rp 140 juta tersebut akan dicatatkan sebagai pendapatan Reksa Dana.

4. Kupon Obligasi dan Bunga Bank

Sama halnya seperti dividen saham, kupon obligasi atau bunga bank bisa didapatkan secara rutin apabila Reksa Dana tersebut memiliki surat utang negara / swasta dan deposito bank. Pada umumnya pembayaran kupon obligasi dilakukan setiap 3 bulan atau 90 hari kalender, sedangkan deposito bank sesuai dengan jangka waktu depositonya.

Misalnya Reksa Dana Campuran AAA memegang 2 surat utang (Indosat & Astra Internasional) dan 1 deposito Bank Mandiri yang kebetulan membagikan kupon dan bunga dihari tersebut masing-masing sebesar Rp 50 juta, Rp 50 juta dan Rp 8 juta, maka nilai Rp 108 juta tersebut akan dicatatkan sebagai pendapatan Reksa Dana.

5. Beban Reksa Dana

Selain memperhitungkan arus pendapatan Reksa Dana, BK juga turut memperhitungkan beban Reksa Dana seperti biaya Manajer Investasi, biaya Bank Kustodian, biaya Audit tahunan, biaya cetak Prospektus, biaya promosi, biaya transaksi saham/obligasi, biaya materai, pajak, dan biaya lain-lainnya.

Apabila biaya-biaya tersebut merupakan biaya tahunan maka pada umumnya akan di proratakan per hari sehingga biaya tersebut dapat dicatatkan menjadi faktor pengurang NAB suatu Reksa Dana.

Setelah menghitung seluruh faktor diatas, Bank Kustodian akan mendapat Nilai Aktiva Bersih atas Reksa Dana tersebut dan akan menginformasikannya ke publik. Jadi begitulah proses perhitungan NAB yang akan terjadi di setiap hari Bursanya.

Yuk mulailah berinvestasi Reksa Dana di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur 

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Android: Play Store 

IOS: App Store 

Website: Makmur.id 

Baca juga: Strategi Terbaik Ketika Melihat Portofolio Reksa Dana Saham Minus

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Artikel

Cara Menggunakan Excess Returns Model (ERM) untuk Menilai Kinerja Saham 

Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]

author
Content Management
calendar
05 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0