Ilustrasi Gaji Cepat Habis (Sumber: Envato)
Sudah bukan rahasia umum jika banyak yang merasa dari tahun ke tahun harus menambah pengeluaran untuk banyak hal dengan seiringnya bertambahnya kebutuhan. Beragam kebutuhan yang semakin banyak sering merasa gaji cepat habis.
Semakin banyak pengeluaran maka akan semakin terasa kurang penghasilan yang dimiliki. Alih-alih menabung atau investasi, uang dari gajian sudah habis buat banyak pengeluaran sana-sini.
Mungkin ada beberapa hal yang menyebabkan pengeluaranmu membengkak. Kira-kira apa saja itu?
Baca Juga: Sering Menunda Investasi Reksa Dana? Ini Waktu Yang Tepat Untuk Memulai!
Beberapa penyebab gaji cepat habis tanpa kamu sadari:
Mungkin kamu tidak merasa banyak mengeluarkan uang besar untuk membeli makanan camilan ataupun minuman manis yang lagi hits saat ini. Terasa murah hanya di kisaran harga 10-20 ribu.
Tapi ingat-ingat lagi dalam seminggu atau bahkan sebulan sudah habis berapa untuk membeli makanan atau minuman itu?
Bisa-bisa setelah kamu cek pengeluaran mu membengkak dari hobi jajan yang nominalnya kecil tetapi terus berulang dan membuat bengkak pengeluaran. Awalnya sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.
Untuk menyiasati itu kamu bisa menyiapkan pengganti cemilan yang lebih murah seperti permen, biskuit. Untuk minuman kamu bisa menggantinya dengan membeli minuman sachetan yang bisa kamu seduh sendiri. Itu akan semakin mengurangi pengeluaranmu.
Siapa yang tak tergiur dengan tulisan diskon yang ada di mall atau flash sale yang ada di ecommerce?
Memang, sangat menggiurkan apalagi kalau sampai 50% diskon yang diberikan. Tetapi sayangnya nggak semua barang yang didiskon itu sesuai kebutuhan kita. “mumpung murah” bisa membuatmu tidak rasional dalam membeli barang.
Hasilnya? Pengeluaran semakin membengkak.
Kalau kamu terbiasa dengan kondisi seperti ini ada baiknya mulai mengendalikan diri lebih kuat termasuk dalam memutuskan membeli sebuah barang. Budaya konsumtif seperti itu berpotensi besar menguras isi rekeningmu.
Belum lagi kalau kamu menggunakan kartu kredit secara berlebihan untuk budaya konsumtif mu. Gaji yang kamu dapat akan cepat habis untuk membayar tagihan kredit.
Untuk menghindari berulang nya masalah tersebut, gunakanlah kartu kredit secara bijak dan jangan membiasakan kartu kredit sebagai alat pembayaran utamamu.
Apakah liburan itu salah? Tentu saja tidak.
Liburan memang perlu atau menghabiskan waktu sekedar jalan-jalan di hari sabtu atau minggu tentu saja menyenangkan apalagi bersama dengan teman, saudara ataupun keluarga.
Nah masalahnya, jika dilakukan tanpa kontrol yang baik dan benar, hal itu bisa membuat pengeluaranmu membengkak loh.
Cobalah menahan diri tak terus setiap akhir pekan menghabiskan waktu dengan hal tersebut. Jika masih sesuai dengan budget yang kamu tetapkan di awal maka itu masih menjadi hal yang wajar. Jika uang yang kamu habiskan melebihi budget yang kamu tentukan maka akan berujung menjadi pemborosan.
Kamu bisa menyiasatinya dengan jalan-jalan ke tempat yang lebih murah dan nggak bikin kantong jebol seperti rekreasi bersama teman atau keluarga ke taman, kebun binatang atau tempat-tempat yang lebih menyenangkan.
Selain itu untuk menghindar dari pusat perbelanjaan yang akan menggodamu untuk membeli banyak barang kebutuhan lainnya.
Dengan dapat mengatasi pengeluaran-pengeluaran di atas maka kamu tidak perlu khawatir akan semakin membengkaknya pengeluaran karena kamu sudah dapat mengontrolnya dengan baik.
Baca Juga: Mau Mulai Investasi? Wajib Tentukan 4 Hal Ini Dahulu
_______________________________________________________________
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]