Perencanaan keuangan pribadi ataupun keluarga memang sangatlah penting di era seperti saat ini baik perencanaan keuangan konvensional maupun perencanaan keuangan syariah.
Perencanaan keuangan syariah memiliki ciri-ciri yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah itu sendiri. Secara garis besar, perencanaan keuangan syariah tidak jauh beda dengan konvensional. Bagaimana cara berinvestasi, membangun aset, manajemen resiko, dan lain sebagainya.
Untuk perencanaan keuangan syariah dalam mengatur tujuan di masa depan lebih prioritaskan dalam menunaikan ibadah haji atau umroh. Lalu dalam perencanaan arus kas, harus mengalokasikan dalam pembayaran hutang, investasi dengan produk syariah dan juga zakat secara rutin setiap bulannya.
Baca Juga: Mengatur Keuangan Dengan Teknik Kakeibo, Sudah Pernah Coba?
Perkembangan perencanaan keuangan saat ini semakin maju jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya. Saat ini, perencanaan keuangan semakin berkembang dengan semakin sadarnya masyarakat Indonesia yang lebih banyak beragama Islam tentang bagaimana riba itu sendiri.
Hanya saja dalam perencanaan keuangan syariah dalam menabung dan investasi sesuai dengan prinsip syariah seperti deposito syariah, emas, reksa dana syariah, saham syariah dan lainnya. Apalagi saat ini semakin banyak produk tabungan dan investasi yang sudah sesuai dengan kaidah syariah.
Dalam proses keduanya sama-sama berfokus pada bagaimana agar uang yang kamu miliki tidak tergerus dengan tingkat inflasi saat ini. Seperti yang kita ketahui tingkat inflasi dapat mempengaruhi kenaikan harga-harga kebutuhan dasar sehingga membuat pengeluaranmu semakin membengkak.
Maka diperlukan proses merencanakan uang yang baik dan benar.
Nah, ada beberapa hal yang harus kamu pahami dalam merencanakan uang sesuai prinsip-prinsip sesuai islami. Apa saja itu?
Hal yang harus kamu perhatikan adalah bagaimana kamu dapat menabung dan berinvestasi sesuai dengan kaidah syariah seperti Reksa Dana Syariah
Kamu juga wajib memperhatikan seberapa banyak arus kas masuk dan kas keluar serta bagaimana komposisi hutang dan aset yang kamu miliki saat ini.
Tidak hanya melihat arus kas saja, kamu wajib memilih asuransi syariah dan mempersiapkan dana darurat untuk kepentingan yang mendesak
Warisan, Wasiat, Hibah menjadi salah satu hal yang juga begitu penting.
Dengan menunaikan zakat, infaq, shadaqah, waqaf sudah sesuai dengan ketentuan syariah saat ini sehingga juga mengatur akan hal itu.
Selain itu diharapkan untuk memiliki pola hidup dan tujuan yang lebih baik juga daripada sebelumnya. Tidak hanya berfokus pada kehidupan saat ini tetapi juga dengan kehidupan di akhirat. Menarik bukan?
Baca Juga: Sering Merasa Gaji Cepat Habis? Mungkin 3 Hal Ini Sering Kamu Lakukan
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]