Ilustrasi Diversifikasi (Sumber: Alexandra_Koch | Pixabay)
Mengenai pilihan produk investasi itu sangatlah banyak, ada emas, properti, deposito, saham, kripto dan Reksa Dana. Semua ada keunggulan dan kelemahan serta risikonya masing-masing, begitu pula di dalam Reksa Dana yang terbagi dari beberapa jenis berdasarkan tingkat risikonya.
Terkadang jika kita sudah senang dengan satu produk Reksa Dana, kita akan menaruh seluruh isi kantong kita ke satu produk tersebut. Apakah hal tersebut tepat?
Kita perlu mengetahui alasan kenapa diversifikasi produk itu penting:
Bagi investor dengan profil agresif alias suka tantangan dan risiko tinggi, tentu sangat perlu untuk melakukan diversifikasi produk Reksa Dana. Walau dalam pengelolaan suatu Reksa Dana, Manajer Investasi telah melakukan diversifikasi efek, namun kinerja Reksa Dana di setiap Manajer Investasi bisa saja berbeda-beda.
Memiliki lebih dari satu Reksa Dana memiliki tujuan agar apabila kinerja salah satu Reksa Dana yang kamu pilih kebetulan sedang kurang baik, ada Reksa Dana lainnya yang dapat menutupi kekurangan dari Reksa Dana tersebut.
Senang dengan satu produk memang hal yang baik, namun apabila kamu hanya mengandalkan kinerja produk tersebut, bisa saja ketika lagi “apes-apes”nya malah adanya kamu akan trauma rugi karena kinerjanya tiba-tiba anjlok.
Apabila di Reksa Dana A kamu sedang mengalami penurunan nilai investasi dan berharap agar kinerjanya kembali membaik, ya boleh-boleh saja, namun apabila hal tersebut mengganggu aktivitas keseharianmu, maka sangat disarankan agar kamu menambah produk Reksa Dana lainnya untuk setidaknya dapat menutupi penurunan nilai Reksa Dana A.
Melakukan diversifikasi produk Reksa Dana juga dapat menambah pengalaman investasi mu. Bagi kamu yang suka jenis Pasar Uang dan ingin mencoba jenis Pendapatan Tetap, tentu kamu akan mendapatkan pengalaman baru dengan tingkat hasil investasi & risiko yang berbeda. Hal tersebut akan membuatmu semakin paham mengenai investasi Reksa Dana.
Yuk diversifikasikan portofolio Reksa Dana milikmu bersama aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Baca juga: Berapa Besar Dana Yang Kamu Butuhkan Dimasa Pensiunmu?
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]