makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Pengertian Investasi & Bagaimana Prosesnya

author
Tim Makmur
author
02 Februari 2022
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Berbicara investasi itu sangatlah luas dan beraneka ragam pilihan investasi, mulai dari saham, obligasi, Reksa Dana, emas, properti bahkan kripto pun sudah menjadi salah satu opsi investasi. Sebenarnya apa sih investasi itu?

Investasi adalah penanaman modal, biasanya dalam jangka panjang untuk pengadaan aktiva lengkap atau pembelian saham-saham dan surat berharga lain untuk memperoleh keuntungan. – Sumber: OJK

Pengertiannya Investasi kok susah banget dan terlalu teorical yah. Sebenarnya simpel saja, tujuan dari investasi itu tidak lain adalah menunda konsumsi saat ini untuk mendapatkan nilai konsumsi atau kompensasi yang lebih besar dimasa yang akan datang. Ibarat kamu nih dipagi hari mu yang cerah tidak lupa untuk selalu meminum kopi di salah satu gerai dengan harga Rp 55.000 / cup. 

Ilustrasi Kopi – Sumber : Chevanon Photography

Ya memang sih kopi itu kebutuhan biar kamu lebih segar & semangat untuk memulai hari, namun pernah gak sih kamu berpikir kalau secangkir kopi tersebut sebenarnya bisa kamu subtitusi dengan kopi sachet yang jauh lebih praktis dan tentunya lebih murah? 

Bukan endorse sih, tapi dari selisih harga tersebut kamu bisa investasikan ke instrumen yang lebih menghasilkan seperti Reksa Dana atau sejenisnya. 

Nah sekarang kamu mungkin akan bertanya apa sih Reksa Dana? 

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manager Investasi – Sumber: OJK

Dalam hal ini, kamu sebagai investor akan menginvestasikan uang kamu untuk selanjutnya akan dikelola oleh Manager Investasi. 

Nah sekarang tentunya kamu akan bertanya lagi, seperti apa sih Proses Investasi yang biasa dilakukan oleh Manager Investasi dalam mengelola uang kamu? Yuk kita simak sebagai berikut:

1. Membentuk pedoman kebijakan investasi

Dalam pedoman ini, Manager Investasi akan menetapkan target return, tolok ukur kinerja, toleransi risiko, dan batasan-batasan investasi sesuai dengan preferensi investor. Pada dasarnya kebijakan investasi ini harus ditinjau & direvisi secara periodik agar selalu sesuai dengan kebutuhan investor.

Ditahap ini mungkin lebih simpelnya bisa dikatakan, Manager Investasi membuat blueprint / peta kerja terlebih dahulu dan kemudian akan dilanjutkan ke tahapan eksekusi.

2. Eksekusi

a. Menentukan Strategi Portofolio

Strategi Portofolio dapat dibedakan menjadi strategi Aktif & Pasif yang dimana strategi ini harus selalu konsisten terhadap sasaran dan pedoman kebijakan investasi dari investor.

Strategi Aktif adalah strategi yang dilakukan berdasarkan hasil riset yang kemudian disusul dengan pengambilan keputusan investasi. Ini seperti halnya apabila kamu ingin membeli barang mahal, tentunya kamu akan cari tahu dulu spesifikasi barang yang kamu mau beli, keunggulan dan fungsinya apa saja. Dengan mempelajari spesifikasi, kamu akan sampai pada suatu kesimpulan bahwa layak atau tidakkah barang yang kamu akan beli tersebut, begitu pula dalam hal riset yang dilakukan dalam pemilihan aset investasi.

Strategi Pasif adalah strategi pengelolaan portofolio yang hanya mengikuti indeks tertentu. Contoh : portofolio Reksa Dana A menggunakan strategi pasif dengan acuan Indeks LQ45. Seluruh isi portofolionya akan mengikuti isi & bobot portofolio Indeks LQ45 sehingga dalam pengelolaannya dimasukkan dalam kategori Strategi Pasif. Yang dimaksud dengan kata pasif disini dapat diartikan bahwa ketika indeks acuan tersebut naik maka kinerja portofolio Reksa Dana ini akan juga naik, begitu pula sebaliknya.

b. Pemilihan Efek

Pada tahap ini, Manager Investasi akan merancang portofolio yang efisien yang berarti portofolio yang memberikan pengembalian yang diharapkan terbesar dengan tingkat resiko tertentu atau dengan kata lain, tingkat risiko terendah untuk tingkat pengembalian tertentu. Tahap pemilihan Efek ini khusus untuk pengelolaan dengan Strategi Aktif.

3. Mengukur dan mengevaluasi portofolio

Langkah terakhir yang dilakukan oleh Manager Investasi dalam pengelolaan suatu portofolio yaitu melakukan evaluasi secara berkala. Hal ini penting untuk dilakukan agar dapat mengetahui kinerja portofolionya apakah outperform (mengalahkan tolok ukurnya) atau malah underperform (dibawah tolok ukur). Dari hasil evaluasi, tentunya sebagai Manager Investasi yang ideal akan selalu belajar menjadi lebih baik.

Jadi sekarang kamu sudah lebih ngerti kan mengenai konsep Investasi dan bagaimana Manager Investasi mengelola uang kamu?

Yuk terus ikutin terus pembelajaran bersama Makmur. Jangan lupa unduh aplikasi Makmur dan berikan review terbaikmu yah.

Android : Play Store 

IOS : App Store 

Website : Makmur.id 

Baca juga : Apa Saja Keuntungan Berinvestasi di Reksa Dana?

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Artikel

Cara Menggunakan Excess Returns Model (ERM) untuk Menilai Kinerja Saham 

Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]

author
Content Management
calendar
05 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0