makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Mengenal Rasio Treynor dan Cara Menggunakannya dalam Berinvestasi

author
Content Management
author
01 Desember 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Rasio Treynor membantu Anda menilai apakah portofolio investasi memberikan imbal hasil yang layak dibandingkan dengan risiko pasar yang diambil.
  • Rasio Treynor sangat berguna untuk membandingkan beberapa portofolio atau produk investasi, terutama jika Anda ingin memilih manajer investasi (MI) yang lebih efisien dalam mengelola risiko.
  • Investor menggunakan rasio Treynor sebagai alat bantu untuk mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis data.

Rasio Treynor adalah salah satu metode yang digunakan oleh investor untuk mengukur kinerja investasi dengan memperhitungkan risiko. Rasio ini pertama kali diperkenalkan oleh Jack Treynor, seorang ahli teori keuangan yang berperan penting dalam pengembangan model Capital Asset Pricing Model (CAPM). Rasio Treynor dipakai oleh investor yang ingin mengevaluasi apakah suatu portofolio investasi memberikan hasil yang optimal. 

Cara Menggunakan Rasio Treynor

Rasio Treynor mengukur imbal hasil investasi dibandingkan dengan risiko yang diambil. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung dan menggunakan rasio Treynor dalam berinvestasi:

1. Menentukan imbal hasil portofolio

Pertama-tama, Anda perlu mengetahui imbal hasil (return) portofolio investasi Anda selama periode tertentu, misalnya selama setahun. Imbal hasil ini dapat diperoleh dari data pasar atau laporan keuangan.

2. Menentukan imbal hasil risk-free (suku bunga bebas risiko)

Selanjutnya, Anda harus mengetahui imbal hasil dari aset bebas risiko, seperti obligasi pemerintah atau deposito bank. Imbal hasil ini digunakan sebagai pembanding untuk menghitung keuntungan tambahan yang dihasilkan oleh investasi Anda.

3. Menghitung beta portofolio

Beta menggambarkan sensitivitas suatu portofolio terhadap perubahan pasar. Jika beta lebih besar dari 1, portofolio lebih volatil dibandingkan pasar, sedangkan jika beta kurang dari 1, portofolio lebih stabil. Beta dapat dihitung dengan membandingkan pergerakan harga aset dengan pergerakan pasar secara keseluruhan.

Salah satu cara untuk mendapatkan beta portofolio adalah melalui regresi historis. Caranya adalah dengan membandingkan return portofolio Anda dengan return pasar (misalnya IHSG) selama periode tertentu, seperti 1 hingga 3 tahun.

Anda melakukan regresi linier dengan:

  • X = return pasar
  • Y = return portofolio

Hasil regresi tersebut menghasilkan sebuah garis. Kemiringan garis regresi itulah nilai beta, misalnya 1,2. Artinya portofolio bergerak 1,2 kali lebih volatile dibanding pasar.

4. Menghitung rasio Treynor

Rumus untuk menghitung rasio Treynor adalah sebagai berikut:

Rasio Treynor = (Rp – Rf) / βp

Keterangan:

  • Rp = Imbal hasil portofolio (return portofolio).
  • Rf = Imbal hasil bebas risiko (return aset bebas risiko, seperti obligasi pemerintah atau deposito).
  • βp = Beta portofolio (mengukur volatilitas portofolio terhadap pasar secara keseluruhan).

Contoh perhitungan rasio Treynor

Misalkan Anda memiliki portofolio investasi dengan data berikut:

  • Imbal hasil portofolio (Rp) = 15%
  • Imbal hasil bebas risiko (Rf) = 5%
  • Beta portofolio (βp) = 1,2

Untuk menghitung rasio Treynor, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Kurangkan imbal hasil portofolio dengan imbal hasil bebas risiko:

  • 15% – 5% = 10%

Bagi hasilnya dengan beta portofolio:

  • 10% / 1,2 = 8,33%

Jadi, rasio Treynor Anda adalah 8,33%. Berarti, setiap risiko (diukur dengan beta) yang Anda ambil, menghasilkan return 8,33%. Dengan demikian, rasio ini dapat membantu Anda mengevaluasi apakah portofolio Anda memberikan hasil yang optimal dibandingkan dengan risiko yang dihadapi.

5. Mengevaluasi hasil rasio Treynor

Hasil rasio Treynor yang lebih tinggi menunjukkan bahwa portofolio Anda memberikan imbal hasil yang lebih baik per unit risiko pasar. Sebaliknya, rasio yang lebih rendah menandakan bahwa portofolio Anda kurang efisien dalam menghasilkan keuntungan sebanding dengan risiko yang diambil.

Manfaat dari Rasio Treynor

Rasio Treynor memiliki beberapa manfaat yang dapat membantu Anda dalam proses pengambilan keputusan investasi:

1. Mengevaluasi kinerja dengan risiko sistematis

Rasio ini sangat berguna untuk menilai kinerja portofolio ketika dihadapkan dengan risiko secara keseluruhan. Dengan kata lain, rasio Treynor memungkinkan Anda untuk melihat apakah imbal hasil yang diperoleh sebanding dengan risiko pasar yang diambil.

2. Membandingkan portofolio yang berbeda

Dengan menggunakan rasio Treynor, Anda dapat membandingkan kinerja beberapa portofolio investasi dengan cara yang lebih terukur. Jika Anda memiliki beberapa pilihan investasi dengan risiko yang berbeda, rasio Treynor membantu Anda memilih portofolio yang lebih efisien.

3. Mengukur pengelolaan risiko manajer investasi

Rasio Treynor juga menunjukkan seberapa baik pengelolaan risiko yang dilakukan oleh manajer investasi (MI) reksa dana. Jika rasio Treynor suatu produk reksa dana lebih tinggi, berarti MI mampu memberikan imbal hasil yang lebih baik dengan tingkat risiko yang lebih rendah.

4. Alat ukur bagi investor institusional

Rasio Treynor sering digunakan oleh investor institusional atau MI yang mengelola dana dalam jumlah besar. Rasio ini memberikan gambaran yang jelas tentang seberapa baik suatu portofolio dapat mengatasi risiko yang dihadapi di pasar.

5. Membantu pengambilan keputusan investasi yang rasional

Dengan menggunakan rasio Treynor, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis data. Hal ini penting agar Anda tidak hanya melihat imbal hasil semata, tetapi juga mempertimbangkan seberapa besar risiko pasar yang Anda ambil.

Rasio Treynor adalah metode penting untuk mengevaluasi apakah suatu portofolio memberikan imbal hasil yang layak terhadap risiko pasar yang ditanggung. Dengan menghitung dan memahami rasio ini, Anda bisa menilai apakah investasi Anda dikelola secara efisien.

Jika Anda berencana untuk berinvestasi di reksa dana saham, rasio Treynor dapat menjadi salah satu metode yang Anda gunakan untuk mengevaluasi kinerja MI. Untuk memudahkan Anda, platform seperti Makmur telah mengkurasi berbagai produk reksa dana dan asset management secara profesional. Anda bisa menganalisis kinerjanya karena di Makmur Anda bisa melihat pertumbuhannya secara historis. 

Seperti Sucorinvest Maxi Fund misalnya, berdasarkan data 28 November 2025, reksa dana ini memiliki imbal hasil sebesar 24,92% dalam 3 bulan terakhir, 42,04% secara year-to-date (ytd), 40,39% dalam 1 tahun terakhir, dan dalam 5 tahun terakhir kinerjanya bertumbuh 63,62%. 

*kinerja masa lalu tidak mencerminkan performa di masa depan


Di Makmur, Anda bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo December Thrive, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Metode SMART untuk Menyusun Target Keuangan Tahunan yang Realistis dan Terukur

Key Takeaways: Menyusun target keuangan tahunan sering kali terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya tidak selalu mudah dijalankan secara konsisten. Ketika tidak disertai dengan perencanaan yang jelas, target tersebut berisiko tidak terealisasi. Di sinilah pentingnya menggunakan metode perencanaan keuangan yang lebih terstruktur, salah satunya melalui metode SMART. Metode ini membantu Anda menyusun tujuan keuangan secara lebih […]

author
Content Management
calendar
18 Juli 2026
Artikel

Indeks Keyakinan Konsumen sebagai Indikator Makro, Apa Manfaatnya bagi Investor Saham?

Key Takeaways: Ketika berinvestasi di saham, memahami laporan keuangan perusahaan bisa saja belum cukup untuk mengambil keputusan yang tepat. Investor juga perlu memperhatikan berbagai indikator makroekonomi yang dapat memberikan gambaran mengenai arah perekonomian. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk membaca kondisi ekonomi adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). IKK merupakan hasil survei yang mengukur tingkat […]

author
Content Management
calendar
15 Juli 2026
Artikel

Saham yang Pendapatannya Dipengaruhi Pergerakan Nilai USD, Ini Penjelasannya

Key Takeaways: Perubahan nilai tukar US Dollar (USD) terhadap rupiah bukan sekadar indikator makroekonomi yang jauh dari aktivitas sehari-hari. Bagi pelaku pasar modal, pergerakan USD memiliki implikasi langsung terhadap kinerja keuangan sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perubahan nilai tukar dapat menjadi katalis positif maupun negatif terhadap kinerja emiten, bergantung pada karakteristik bisnis masing-masing […]

author
Content Management
calendar
14 Juli 2026
Artikel

Memenuhi Standar MSCI, BEI Evaluasi Mekanisme FCA untuk Tingkatkan Kepercayaan Pasar Saham

Key Takeaways: Dinamika pasar modal Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara rebalancing indeks untuk saham Indonesia pada 27 Januari 2026. Keputusan tersebut tidak terlepas dari isu transparansi free float serta struktur kepemilikan saham yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi pasar. Sebagai respons, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa […]

author
Content Management
calendar
13 Juli 2026
Artikel

Proses Cleansing Reksa Dana Syariah, Apakah Berpengaruh pada Nilai Investasi Investor?

Key Takeaways: Proses cleansing dalam reksa dana syariah merupakan mekanisme yang memastikan seluruh keuntungan yang diperoleh investor bersumber dari aktivitas yang halal dan sesuai dengan prinsip Islam. Proses ini sangat penting untuk menjaga agar portofolio investasi tetap selaras dengan ketentuan syariah, sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis […]

author
Content Management
calendar
08 Juli 2026
Artikel

JELI dan JECX Resmi Melantai di BEI, Kompak Sentuh ARA di Hari Pertama

Key Takeaways: Sepanjang Juli 2026, sejumlah emiten secara resmi menyatakan kesiapannya menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Dua nama yang cukup mencuri perhatian adalah PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), yang pada 6 Juli 2026 mulai melaksanakan distribusi saham kepada para investor. Distribusi ini menandai bahwa […]

author
Content Management
calendar
07 Juli 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0