Tak terasa saat ini sudah memasuki bulan Agustus. Berarti hanya tinggal empat bulan lagi banyak yang sudah merencanakan liburan hemat bersama keluarga ataupun teman dalam rangka memasuki penghujung tahun ini sambil melepas penat selama setahun bekerja.
Untuk menyiapkan liburan yang menyenangkan salah satu yang harus kamu persiapkan adalah alokasi dana untuk liburan itu sendiri. Jika mendadak tanpa persiapan maka kamu akan terasa berat untuk menyiapkan dana tersebut.
Agar hal itu tidak terjadi alangkah lebih tenang jika liburan sudah kamu persiapkan jauh-jauh hari. Maka dari itu demi mendapatkan liburan yang nyaman dan hemat maka ada beberapa tips yang dapat membantumu.
Liburan hemat bersama keluarga dapat kamu wujudkan dengan beberapa tips berikut:
Hal pertama yang harus kamu lakukan pastilah harus menentukan tujuan liburanmu terlebih dahulu.
Jangan sampai ketika kamu sudah berangkat liburan masih belum tahu kemana tempat destinasi wisata yang mau dituju. Ini akan semakin membuatmu boros. Tentukan tujuan liburmu dengan cara melakukan survei bisa melalui internet, buku, brosur dan lain-lain.
Carilah tempat yang benar-benar ingin kamu tuju untuk melepas penat seperti liburan ke pantai, liburan ke tempat wisata, liburan ke gunung dan masih banyak tempat menarik lainnya.
Survei pun tidak hanya terbatas pada lokasi liburan saja. Kamu dapat melakukan survei pada promo atau diskon pada kendaraan yang akan kamu tumpangi untuk menuju lokasi liburan. Baik kereta, bus, pesawat dan lainnya.
Biasanya semakin kamu sudah jauh-jauh hari memesan tiket sebelum hari keberangkatan maka kamu akan mendapatkan promo ataupun penawaran-penawaran menariknya yang tentu saja hemat dikantong.
Setelah mengetahui lokasi dan memesan tiket jauh-jauh hari maka langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan uang untuk budget dana liburanmu. Alokasikan uang dari gaji setiap bulan agar tidak membuat kantong jebol mendadak.
Dari jauh-jauh hari kamu harus dapat mengalokasikan dana liburanmu misal sebesar 10-20% setiap bulannya. Semakin lebih lama mempersiapkannya maka akan semakin lebih murah untuk menyisihkan uang setiap bulannya.
Untuk menyiapkan dana liburan, kamu dapat menggunakan pilihan lain selain menabung uang saat ini. Kamu dapat menggunakan investasi Reksa Dana yang jauh menguntungkan daripada hanya menabung di tabungan bank saja.
Mungkin akan terasa berat untuk satu hal ini. Tetapi saat liburan ada baiknya kamu harus mencatat setiap pengeluaran yang kamu lakukan.
Dengan mencatat pengeluaran maka kamu dapat mengatur dan mengetahui kemana saja uang yang kamu keluarkan. Sifat boros pun semakin dapat kita hindari.
Jika kamu dapat berhemat selama liburan bersama teman atau keluarga, ketika masih uang sisa maka kamu dapat berbelanja untuk kebutuhan oleh-oleh seperti pakaian, aksesoris dan lainnya.
Dengan membeli oleh-oleh dapat mengenang momen-momen liburan yang pernah kamu jalani. Tapi jangan sampai membuat kantongmu jebol hanya gara-gara berbelanja oleh-oleh. Ini perlu diwaspadai.
Beberapa tips liburan hemat bersama keluarga singkat diatas akan memudahkanmu dalam berhemat selama liburan.
Pintar-pintar lah dalam mengatur uang agar lebih hemat dan liburan tenang.
_________________________________________________________
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]
Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]
Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]
Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]
Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]
Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]