Ilustrasi Biji Sawit (Sumber: Pixabay)
Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita perlu untuk memenuhi kebutuhan pangan seperti makanan dan minuman. Khususnya pada bahan pendamping pengolahan makanan, entah ditumis atau digoreng pasti akan membutuhkan bahan minyak goreng. Terus kenapa harganya sangat diperhatikan oleh Pemerintah?
Hal ini dikarenakan minyak goreng merupakan bahan yang tergolong sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai kebutuhan primer pendamping pengolahan makanan. Bayangkan saja kalau harga minyak goreng meroket dari Rp 14.000 ke Rp 28.000 per liter seperti yang sempat terjadi sewaktu lalu, maka kenaikan harga tersebut mencapai +100% yang akan berentet ke harga makanan hasil olahan minyak goreng lainnya.
Dampak lanjutannya tidak lain yaitu akan terjadi inflasi massal yang bisa membahayakan ke perekonomian Indonesia. Maka dari itu Pemerintah berusaha keras untuk mempertahankan harga minyak goreng di Rp 14.000 per liternya dengan membatasi penjualan bahan baku minyak goreng ke luar negeri sehingga pasokan minyak goreng melimpah dan akan menekan ke harga ecerannya.
Walau harga minyak goreng telah kembali normal di Rp 14.000 per liternya namun tidak tertutup kemungkinan produk-produk hasil olahan minyak goreng akan turut mengalami pernurunan. Hal ini tetap bisa mengakibatkan terjadinya inflasi yang tentunya tidak sebesar kalau harga minya goreng Rp 28.000 per liter.
Cara mengatasi inflasi yang terjadi setiap tahunnya yaitu dengan cara berinvestasi khususnya di Reksa Dana. Kenapa harus di Reksa Dana? Karena selain mendapatkan potensi pertumbuhan nilai investasi, kamu pun bisa melakukan pencairan kapan saja tanpa harus menunggu jatuh tempo investasi. Selain itu investasi Reksa Dana juga sudah bisa dimulai dari Rp 10.000 dan bebas biaya transaksi.
Baca juga: Apa Saja Keuntungan Berinvestasi di Reksa Dana?
Yuk mulailah berinvestasi Reksa Dana di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Android: Play Store
IOS: App Store
Website: Makmur.id
Baca juga: Ada Gak Reksa Dana Campuran Yang Oke? Yuk Simak Beberapa Reksa Dana ini!
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]