Ilustrasi Menikah (Sumber: Pixabay)
Bagi kamu yang masih bujangan atau belum nikah tentu masih sangat bebas melakukan apa yang kamu inginkan, bebas menggunakan uang hasil kerja keras mu, waktu pun masih banyak yang bisa kamu habiskan untuk hobimu. Namun sudahkah kamu mempersiapkan masa depanmu?
Berbicara mengenai masa depan, mayoritas masyarakat tentu ingin berkeluarga dan meneruskan keturunan, namun sudahkah kamu tahu perkiraan biaya untuk berkeluarga?
Yang namanya keluarga tentu terdiri dari pasangan (suami / istri) dan anak. Memiliki pasangan hidup yang sah tentu tidak serta merta langsung jadi begitu saja, namun perlu menjalani prosesi pernikahan, begitu pula anak tidaklah langsung jadi namun ada proses persalinan dan semua proses tersebut membutuhkan biaya-biaya yang tidak murah.
Walaupun biaya-biaya tersebut bervariasi tergantung budaya pernikahan & ragam pemilihan lokasi, namun estimasi biaya pernikahan & biaya anak pada umumnya:

Andai kata kamu ingin yang low budget, maka kamu membutuhkan estimasi total biaya :
Nikah = Rp 75 juta
Lahiran Normal di Bidan = Rp 2 juta
Imunisasi Balita = Rp 7 juta
Total = Rp 84 juta
Nah sekarang saatnya menghitung berapa dana Reksa Dana yang kamu perlu mulai persiapkan dari sekarang.
Asumsi:
Penghasilan Kamu = Rp 5 juta / Bulan
Biaya Hidup = Rp 2.5 juta / Bulan
Nabung Reksa Dana = Rp 2.5 juta / Bulan
Apabila kamu berencana untuk menggunakan hasil tabungan kamu dalam 3 – 5 tahun mendatang, kamu bisa mencoba berinvestasi di Reksa Dana Campuran. Berikut simulasi perhitungan menabung Reksa Dana secara rutin selama 3 tahun maka kamu bisa lihat hasilnya:
Link : Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Baca juga : Berapa Lama Kamu Perlu Menabung Reksa Dana Untuk Dapat Membeli Rumah?
Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]
Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]
Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]
Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]