Reksa Dana menjadi salah satu instrumen investasi yang populer di kalangan masyarakat saat ini. Investasi ini menawarkan kemudahan dan diversifikasi, serta dapat diakses oleh investor dengan berbagai tingkat pengalaman.
Salah satu pertanyaan umum yang sering diajukan oleh calon investor adalah, “Kapan waktu yang tepat untuk membeli Reksa Dana?”
Jawabannya tidaklah sederhana karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tujuan investasi, profili risiko, dan kondisi pasar.
Setiap orang memiliki waktu masing-masing untuk investasi Reksa Dana. Beberapa poin yang harus kamu perhatikan.
Pertama-tama, perlu untuk menentukan jangka waktu investasi. Jika kamu ingin berinvestasi dalam jangka waktu yang pendek, kamu dapat memilih Reksa Dana yang jenisnya Konservatif seperti Pasar Uang dan Pendapatan Tetap.
Namun kalau kamu ingin berinvestasi jangka waktu yang panjang, maka Reksa Dana jenis Saham dan Campuran cukup direkomendasikan. Waktu pembelian Reksa Dana pun tidak perlu kamu pusingkan oleh fluktuasi pasar jangka pendek karena untuk jangka waktu panjang, jenis Saham dan Campuran cenderung memberikan hasil investasi yang baik.
Sebelum membeli Reksa Dana, penting untuk melakukan riset terkait kinerja dan prospek Reksa Dana yang diminati.
Perhatikan kinerja historis Reksa Dana selama beberapa tahun terakhir dan bandingkan dengan Indeks Reksa Dana yang menjadi tolok ukurnya. Kamu juga bisa melihat aset investasi apa saja yang ada di dalam portofolionya.
Banyak orang yang selalu menunggu waktu terbaik untuk membeli Reksa Dana. Padahal waktu yang terbaik adalah sekarang.
Semakin cepat memulai investasi maka akan semakin lebih baik. Karena semakin panjang waktu memulai investasi akan lebih baik daripada yang selalu menunggu nanti-nanti tanpa tindakan aksi nyata
Tidak ada waktu yang pasti kapan untuk memulai investasi Reksa Dana. Namun, ada beberapa poin yang bisa kamu perhatikan sebagai referensi untuk memulai investasi Reksa Dana seperti janga waktu investasi, lakukan riset terlebih dahulu, waktu terbaik adalah sekarang,
***
Yuk mulai investasi Reksa Dana di Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]
Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]
Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]
Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]
Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]
Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]