makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berinvestasi, Ketika Pasar Modal Anjlok atau “To the Moon”?

author
Tim Makmur
author
25 Februari 2022
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Ilustrasi Pajak (Sumber: Pixabay)

Beberapa bulan ini pasti kamu sering mendengar berbagai peraturan baru yang diterbitkan oleh Pemerintah, dari peraturan BPJS, peraturan pajak penghasilan (PPh) untuk orang kaya hingga peraturan baru tentang kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN).

Berdasarkan Undang-Undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan terbaru, disampaikan bahwa tarif PPN naik dari 10% menjadi 11% pada 1 April 2022 mendatang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Spectaxcular 2022 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyampaikan bahwa PPN 11% masih tergolong rendah dibanding beberapa negara lainnya yang besarannya disekitaran 15%.

Kenapa kita wajib membayar pajak?

Membayar pajak merupakan kewajiban kita semua sebagai warga negara yang baik dan dalam keagamaan pun diajarkan demikian. Bukan hanya di Indonesia yang ada kewajiban pajaknya, namun hampir seluruh negara di dunia mengenakan pajak untuk warga negaranya.

Perlu kita ingat bahwa pajak yang diterima oleh negara digunakan untuk pengembangan & kesejahteraan negara kita. Fasilitas kesehatan seperti vaksin Covid-19 diberikan secara gratis ke seluruh masyarakat Indonesia dan itu menelan biaya hingga ratusan Triliun Rupiah, dananya darimana? Tentunya dari penerimaan negara yaitu Pajak. 

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Sumber: Pixabay)

Kewajiban membayar pajak pun ini hanya ditujukan kepada seseorang yang sudah berpenghasilan lho, jadi bagi kamu yang belum berpenghasilan gak usah kuatir dan takut ketika mendengar wacana bahwa NIK alias KTP akan disinkronisasikan dengan NPWP. 

Jadi sekali lagi bagi kalian yang sudah berpenghasilan jangan lupa untuk membayar kewajiban pajakmu sebagai warga negara yang baik. Membayar pajak sama seperti gotong royong dalam membangun Negara Indonesia yang semakin maju dan memberikan sejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat termasuk kita semua.

Apa saja dampak dari kenaikan tarif PPN ini?

Kenaikan tarif PPN menjadi 11% tentu akan berasa dibeberapa sektor, namun syukurnya untuk sektor-sektor krusial seperti barang atau jasa yang sangat dibutuhkan masyarakat tidak dikenakan PPN, contohnya seperti kebutuhan pokok, jasa kesehatan, jasa pendidikan, jasa pelayanan sosial dan beberapa jenis jasa lainnya.

Beberapa tarif sebesar 1% hingga 3% dikenakan untuk jenis barang atau jasa tertentu melalui penerapan tarif PPN Final. 

Play Store 

IOS : App Store 

Website : Makmur.id 

Baca juga : Cara Investasi Reksa Dana ala “Emak-Emak”, Bagus atau Tidak? 

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Efek Musiman Menawarkan Peluang, Ini Cara Investor Mengoptimalkan Timing Investasi

Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]

author
Content Management
calendar
04 Agustus 2026
Artikel

Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Proyeksi PDB Indonesia 2026

Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]

author
Content Management
calendar
03 Agustus 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik per Juli 2026

RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik per Juli 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Campuran Terbaik per Juli 2026

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Saham Terbaik per Juli 2026

Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0