makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Kapan Waktu Terbaik Membeli Reksa Dana Saham?

author
Tim Makmur
author
08 Juli 2022
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Ilustrasi Pergerakan Indeks Saham (Sumber: TheInvestorPost | Pixabay)

Bicara mengenai Reksa Dana Saham, tentu kita juga perlu tahu tentang indeks harga saham gabungan (IHSG) maupun indeks turunannya seperti LQ45, IDX30 dan sebagainya. Dari beberapa Reksa Dana Saham (RDS) cenderung memiliki target untuk mengalahkan indeks tertentu, misalkan kinerja Reksa Dana Saham AAA ditargetkan mengalahkan IHSG paling kurang 5% diatas IHSG dan lain sebagainya.

Mau gak mau pergerakan indeks turut berpengaruh kecil maupun besar terhadap kinerja sebagian besar Reksa Dana Saham di Indonesia. 

Pertanyaannya beli Reksa Dana Saham nya ketika indeks anjlok atau sedang terbang?

Ada sebagian pemikiran mengatakan bahwa mengikuti tren kenaikan IHSG bisa berpotensi memberikan cuan pada kinerja Reksa Dana Saham dikala kamu cepat-cepatan ikut beli Reksa Dana Saham tersebut. Bisa saja pemikiran tersebut benar namun tidak tertutup kemungkinan dihari pertama kamu membeli Reksa Dana Saham ketika melihat IHSG terbang, malah nyangkut karena hari berikutnya IHSG terkoreksi lebih dalam lagi.

Ada juga pemikiran bahwa beli Reksa Dana Saham kalau IHSG sedang anjlok saja. Namun dikala indeks anjlok, sering muncul pertanyaan kapan momen yang tepat untuk beli Reksa Dana Saham, hari ini, tunggu besok atau kapan? 

Jawaban paling tepat untuk pertanyaan tersebut yaitu beli bertahap sebab tidak seorang pun tahu 100% akan hari esok, yang ada hanyalah prediksi dan analisa dari para analis.

Kutipan dari pakar investasi Warren Buffett mengatakan bahwa “Buy on Fear and Sell on Greed”, ini salah satu pedoman yang bisa kamu terapkan dikala IHSG anjlok parah dan rasa takut berinvestasi mulai dirasakan sebagian besar investor, maka momen itulah yang dapat kamu manfaatkan untuk mulai cicil membeli Reksa Dana Saham.

Ketika market sudah mulai menunjukkan euforia nya dengan kenaikan fantastis, kerakusan para investor sudah mulai terlihat, maka disana saatnya kamu mulai taking profit secara bertahap untuk Reksa Dana Saham milikmu.

Namun apabila kamu tujuan investasimu adalah untuk hari tua, maka mau IHSG anjlok ataupun terbang, kamu akan tetap berinvestasi secara berkala setiap tanggal yang kamu tentukan misalnya setiap tanggal gajian atau awal bulan.

Bagaimana hasilnya investasi berkala? Yang kamu perlu tahu pergerakan IHSG tahun demi tahun selalu saja naik dan turun namun untuk jangka waktu yang lebih panjang, pergerakannya mengalami tren kenaikan. Jadi dengan investasi berkala, kamu bisa mendapatkan harga rata-rata (harga bawah maupun harga atas) tanpa mempedulikan posisi indeks lagi.

Jadi sudah siapkah kamu untuk mencoba rutin berinvestasi di Reksa Dana Saham? Yuk mulai investasimu bersama aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur 

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur 

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Reksa Dana Indeks? 

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Artikel

Cara Menggunakan Excess Returns Model (ERM) untuk Menilai Kinerja Saham 

Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]

author
Content Management
calendar
05 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0