






Momen awal tahun telah menjadi momen yang menarik bagi para investor aset keuangan karena identik dengan mempunyai kebiasaan baru untuk berinvestasi. Nyatanya, sepanjang tahun 2023, pasar keuangan dipenuhi dengan ketidakpastian.
Ketidakpastian seperti kenaikan suku bunga hingga terjadinya perang antar negara memberikan dampak yang nyata bagi imbal hasil investasi seperti Reksa Dana. Walaupun banyak Reksa Dana yang keuntungannya mengalami penurunan, beberapa Reksa Dana Saham telah memberikan cuan sejak awal tahun ini.
Bagi kamu yang ingin mencari Reksa Dana Saham yang memberikan kinerja positif hingga saat ini, artikel ini akan memberikan informasi yang bisa membantumu memilih investasi Reksa Dana.
Baca Juga: 3 Keuntungan Reksadana Pasar Uang Untuk Kamu yang Masih Pemula
Reksa Dana saham adalah instrumen investasi yang dana kelolaan diinvestasikan minimal 80% ke saham dengan dikelola Manajer Investasi profesional yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam memilih saham-saham yang potensial.
Investasi dalam Reksa Dana saham bisa menjadi pilihan yang cerdas bagi investor yang ingin mencari pertumbuhan investasi jangka panjang dengan tujuan lebih dari lima tahun.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam Reksa Dana Saham, ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan:
Tentukan tujuan investasi kamu terlebih dahulu. Tujuan investasi akan mempengaruhi jenis Reksa Dana apa yang paling cocok untuk kamu. Jika kamu punya tujuan jangka panjang maka akan lebih cocok memilih Reksa Dana Saham.
Pertimbangkan tingkat risiko yang siap kamu tanggung ketika investasimu mengalami penurunan. Reksa Dana Saham memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan Reksa Dana lainnya. Pastikan tingkat risiko yang dipilih sesuai dengan profil risikomu.
Melihat kembali riwayat kinerja Reksa Dana Saham selama beberapa tahun terakhir. Meskipun kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, hal ini dapat memberikan wawasan tentang kemampuan manajer investasi.
Pilih Reksa Dana Saham yang telah berpengalaman memberikan hasil investasi lebih dari lima tahun dengan asumsi dapat terus mencatatkan keuntungan di tengah pasar saham yang sedang naik dan turun setiap tahunnya.
Berikut beberapa Reksa Dana Saham yang bisa kamu beli di aplikasi Makmur yang telah mencatatkan kinerja investasi yang telah memberikan cuan sepanjang tahun.
1. Sucorinvest Sustainability Equity Fund YTD: +11,62%
2. Trim Kapital Plus YTD: +11,61%
3. Syailendra MSCI Indonesia Value Index Kelas A YTD: +9,68%
4. Allianz SRI KEHATI Index Fund YTD: +7,31%
5. Allianz Indo Asia Equity Fund YTD: +7,14
Dari Reksa Dana Saham diatas yang mana kamu miliki di portofolio saat ini? Yuk, mulai nabung Reksa Dana Saham di aplikasi Makmur sekarang!
***
Editor: Benrik Anthony
Penulis: Diestra Perdana
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Reksa dana saham dikenal sebagai instrumen investasi yang berfokus pada pertumbuhan nilai melalui kenaikan harga saham yang menjadi portofolionya. Namun, selain potensi capital gain, beberapa reksa dana saham juga memberikan pembagian dividen tunai kepada investor. Pembagian dividen ini menjadi salah satu aspek yang sering dipertimbangkan oleh investor yang ingin memperoleh sumber penghasilan tambahan […]
Key Takeaways: Pada 20 Mei 2026, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dari sebelumnya 4,75% di April 2026 menjadi 5,25%, hasil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG). Kebijakan ini menjadi salah satu langkah penting yang diambil pada tahun 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang terus mengalami tekanan, sekaligus […]
Key Takeaways: Exchange Traded Fund (ETF) dan reksa dana sering dianggap serupa karena keduanya memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam portofolio yang terdiversifikasi tanpa harus membeli saham secara langsung. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam mekanismenya. Exchange Traded Fund (ETF) adalah jenis reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek seperti saham […]
Key Takeaways: Bagi investor saham, memahami capital inflow sangatlah penting karena dapat membantu membaca sentimen pasar, mengidentifikasi peluang, dan mengukur risiko investasi dengan lebih baik. Capital inflow adalah aliran dana asing yang masuk ke suatu negara dalam bentuk investasi portofolio maupun langsung. Di Indonesia, capital inflow dipantau secara rutin oleh Bank Indonesia melalui tiga jalur, […]
Key Takeaways: Membangun portofolio reksa dana saham bukan hanya tentang memilih produk dengan return terbaik. Salah satu keputusan penting yang sering diabaikan investor adalah menentukan apakah sebaiknya menempatkan seluruh investasi pada satu manajer investasi (MI) atau membaginya ke beberapa MI sekaligus. Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya benar […]
Key Takeaways: Dalam investasi reksa dana, investor umumnya ingin memahami potensi imbal hasil, termasuk pada reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengukur potensi tersebut adalah expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan. Expected return digunakan untuk memperkirakan rata-rata imbal hasil yang dapat diperoleh di masa […]