Ilustrasi Gaya Hidup Milenial (Sumber: StockSnap | Pixabay)
Disaat memikirkan masa depan, terkadang kita bingung apa saja yang perlu dipersiapkan dari sekarang ini. Namun untuk generasi milenial yang baru masuk ke dunia kerja alias baru mulai mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya, bisa mencoba gunakan strategi alokasi ala Milenial ini.
Misalkan kamu mampu untuk menyisihkan Rp 1 juta per bulan dari penghasilanmu untuk diinvestasikan ke Reksa Dana maka bagi-bagilah Rp 1 juta tersebut ke berbagai portofolio sesuai dengan tujuan investasi ala Milenial seperti sebagai berikut:
Alokasi Portofolio ala Milenial:
30% Dana Jalan-jalan = Rp 300.000 di RDPT
30% Dana beli HP baru = Rp 300.000 di RDPT
20% Dana Lamaran = Rp 200.000 di RDC
10% Dana DP Rumah = Rp 100.000 di RDS
10% Dana Pensiun = Rp 100.000 di RDS
Note:
RDPT = Reksa Dana Pendapatan Tetap
RDC = Reksa Dana Campuran
RDS = Reksa Dana Saham
Nah setelah alokasikan, kamu cukup lakukan hal ini secara konsisten setiap bulan dan apabila saldo Reksa Dana kamu sudah mencapai tujuan, maka kamu sudah bisa gunakan untuk keperluanmu. Jadi dengan menerapkan alokasi ala Milenial ini, selain kamu tetap tampil “kece”, kamu juga tampil smart dalam mengelola keuanganmu.
Untuk pilihan produk Reksa Dana kamu bisa temukan seperti:
(Reksa Dana Pendapatan Tetap)

[Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan]
(Reksa Dana Campuran)
Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Baca juga: Reksa Dana Ini Memberikan Uang Pertanggungan Seperti Halnya Asuransi Jiwa, Benarkah Bisa?
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]