Ilustrasi Cocok (Sumber: Gerd Altmann | Pixabay)
Dalam dunia investasi tentu banyak pilihan seperti halnya membeli Emas, Reksa Dana, Mata Uang Kripto dan Saham. Namun setiap instrumen memiliki risiko dan karakteristik yang berbeda-beda, begitu pula dengan ragam jenis Reksa Dana.
Pada umumnya Reksa Dana terbagi menjadi 4 jenis yaitu:
1. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)
2. Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)
3. Reksa Dana Campuran (RDC)
4. Reksa Dana Saham (RDS)
Dari sisi risiko pun berbeda-beda dari yang paling rendah risiko yaitu RDPU hingga yang paling tinggi risiko yaitu RDS. Risiko yang dimaksud dalam hal ini yaitu risiko penurunan nilai investasi. Masing-masing investor pun akan memiliki profil risiko yang berbeda-beda, namun tidak semua investor membeli Reksa Dana sesuai dengan profil risiko mereka, apakah kamu salah satunya?
Percaya atau tidak, memilih jenis Reksa Dana yang tepat dengan profil risiko mu akan membantu mu terhindar dari penyakit stress yang berlebihan. Berikut macam-macam jenis Reksa Dana:
Apabila kamu tipikal investor yang sedikit-sedikit melihat nilai investasi mu karena sangat takut terjadinya penurunan atas nilai investasimu, maka jenis Reksa Dana ini paling cocok untukmu karena risiko penurunan nilai investasinya adalah yang terendah dibanding jenis lainnya.
Reksa Dana ini juga cocok bagi kamu yang hanya ingin menempatkan uang mu dalam waktu yang singkat. Jadi kalau kamu tipikal yang kebelet agar pencairan dana mu bisa kamu terima dengan cepat tanpa ada penurunan nilai investasi, pilihlah Reksa Dana Pasar Uang.
Reksa Dana jenis ini berpotensi memiliki hasil investasi yang lebih tinggi dari RDPU, namun tetap memiliki risiko penurunan nilai investasi. Beberapa pilihan diantaranya memiliki kinerja yang stabil sehingga masih cocok bagi kamu yang takut risiko penurunan nilai investasi.
Namun apabila kamu tipikal yang tidak sabaran alias tidak suka dana pencairan Reksa Dana lebih dari 1 hari bursa, maka mungkin Reksa Dana ini bukan menjadi pilihanmu. Walau telah diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) bahwa waktu penerimaan dana pencairan adalah maksimum 7 hari bursa, namun RDPT memiliki rata-rata waktu penerimaan dana pencairan yaitu dikisaran 1 – 3 hari bursa (tergantung masing-masing produk). Apabila kamu tipikal yang tidak dapat menunggu dan butuh yang cepat maka sangat disarankan untuk tetap memilih jenis RDPU.
Reksa Dana Campuran ini memiliki fitur unik dimana ada produk RDC yang mayoritas isinya adalah Saham, ada yang mayoritas isinya adalah Obligasi, ada yang seimbang diantara keduanya, ada juga yang memanfaatkan momen (bisa banyak di Saham, bisa banyak di Obligasi).
Apabila kamu berinvestasi di RDC, pahami dulu strateginya yang mana sehingga kamu tidak salah dalam memilih produk yang kamu inginkan. Bagi kamu yang berinvestasi di RDC tentu harus mengetahui bahwa dana pencairan RDC ini baru dapat kamu terima lebih dari 2 hari bursa. Karena isi RDC wajib memiliki Saham, maka dari sisi risiko pun tergolong menengah-tinggi sehingga cocok bagi investor yang sudah memahami risiko dan mekanisme proses investasi yang membutuhkan waktu untuk pencairan dana investasi.
RDS merupakan jenis Reksa Dana yang memiliki tingkat potensi hasil investasi & risiko penurunan nilai investasi tertinggi dibanding jenis lainnya. Ini sangatlah cocok bagi investor yang berinvestasi jangka panjang alias lebih dari 5 tahun. Apabila kamu adalah investor yang butuh uang dalam waktu yang cepat, RDS bukanlah pilihan yang tepat. Adapun hasil pencairan RDS pun direntang 2 – 7 hari bursa, jadi hal ini perlu kamu ketahui terlebih dahulu sebelum memutuskan berinvestasi di RDS karena potensi hasil investasinya yang tinggi.
Apakah kamu sudah tepat memilih Reksa Dana sesuai dengan profilmu? Yuk sesuaikan pilihan investasimu dan berinvestasilah di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Baca juga: Formasi Sepak Bola Dalam Investasi Reksa Dana, Kamu Pakai Yang Mana?
Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]
Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]
Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]
Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]
Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]
Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]