makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

5 Cara Mencegah Impulsive Buying di Awal Tahun

author
Tim Makmur
author
11 Januari 2023
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Pergantian tahun selalu identik dengan persiapan resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Salah satu resolusi yang bisa kamu buat adalah merubah kebiasaan impulsive buying yang kamu miliki.

Ternyata perilaku yang kerap disebut impulsive buying ini dampaknya cukup buruk bagi kondisi keuanganmu. Rencana keuangan bulanan yang sudah kamu buat setiap bulan dapat berantakan karena kebiasaan buruk satu ini.

Nah, supaya tidak mudah mengalami hal tersebut ada baiknya mulai merubah agar tidak punya kebiasaan impulsive buying kedepannya.

Baca Juga: Mengenal Fenomena January Effect Setiap Awal Tahun  

Pengertian Impulsive Buying

Pengertian Impulsive Buying adalah perilaku yang menandakan seseorang yang gemar membeli suatu hal tanpa adanya rencana sehingga tidak memikirkan tujuan, fungsi, dan konsekuensi dari pembelian barang tersebut.

Bisa dibilang, pembelian ini dilakukan karena adanya suatu dorongan yang mempengaruhi segala tindakannya. Bisa karena penempatan barang yang menarik, diskon besar-besaran, hingga kemudahan yang terdapat pada setiap pembelian barang.

Cara Mencegah Perilaku Impulsive Buying

Beberapa cara untuk mencegah impulsive Buying atau pembelian impulsif seperti:

1. Membuat daftar belanja

Membuat daftar belanja sebelum berbelanja ke supermarket terdekat dapat membantu kamu tetap fokus pada barang yang benar-benar diperlukan dan meminimalkan pembelian yang tidak perlu.

2. Membuat anggaran tiap bulan

Membuat anggaran bulanan dapat membantu kamu untuk mengatur pengeluaran dan menentukan berapa banyak uang yang dapat kamu belanjakan tanpa merusak kondisi keuanganmu.

3. Menunggu sebelum membeli

Memberi diri kamu waktu untuk berpikir sebelum membeli sesuatu dapat membantu kamu menentukan apakah benar-benar membutuhkan barang tersebut atau hanya tergoda untuk sementara.

4. Memperhatikan harga

Membandingkan harga dari berbagai toko dapat membantu kamu mendapatkan harga terbaik dan meminimalkan pengeluaran yang tidak perlu.

5. Menghindari belanja online

Belanja online dapat menjadi sangat mudah dan menyenangkan, tetapi juga dapat menyebabkan kamu terlalu mudah tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak kamu butuhkan.

Cara-cara sederhana diatas dapat kamu terapkan untuk mengontrol perilaku impulsive buying yang kamu miliki. Agar tidak terjadi impulsive buying kamu bisa kontrol gaji bulanan dengan menyisihkannya dan mulai untuk investasi.

Baca Juga: 5 Cara Mewujudkan Resolusi Keuangan Biar Gak Cuma Wacana
 

***

Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Website: Makmur.id 

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Artikel

Cara Menggunakan Excess Returns Model (ERM) untuk Menilai Kinerja Saham 

Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]

author
Content Management
calendar
05 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0