makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

5 Tips Memilih Reksadana buat Passive Income

author
Tim Makmur
author
28 April 2023
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Investasi Reksa Dana bisa menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari passive income. Reksa Dana sendiri adalah instrumen investasi yang berbentuk wadah atau keranjang yang berisi kumpulan instrumen investasi lainnya seperti Saham, Obligasi dan Pasar Uang yang dikelola oleh Manajer Investasi. 

Dengan investasi Reksa Dana, investor dapat memperoleh keuntungan dari pertumbuhan harga NAB/Unit nya atau dari dividen yang rutin dibagikan oleh Reksa Dana tertentu.

Sebagai investor yang ingin mendapatkan passive income dari investasi Reksa Dana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 

Tips Memilih Reksa Dana

Berikut adalah beberapa tips untuk memulai investasi Reksa Dana untuk passive income:

1. Pilihlah Reksa Dana yang terpercaya dan memiliki track record yang baik

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam Reksa Dana, pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu. Pilihlah Reksa Dana yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Selain itu, pastikan juga bahwa Manajer Investasi memiliki track record yang baik dan berhasil mengelola Reksa Dana untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten dalam jangka panjang.

2. Tetapkan tujuan investasi

Sebelum memulai investasi Reksa Dana, tentukan terlebih dahulu tujuan investasi mu. Apakah kamu ingin mengumpulkan keuntungan jangka panjang atau ingin mendapatkan passive income yang stabil? 

Dengan menetapkan tujuan investasi yang jelas, kamu dapat memilih Reksa Dana yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhanmu.

3. Diversifikasi portofolio

Dalam investasi Reksa Dana, tetaplah lakukan diversifikasi portofolio. Artinya, jangan menginvestasikan seluruh uang kamu hanya ke dalam satu Reksa Dana saja. Dengan melakukan diversifikasi portofolio, risiko dapat dikurangi dan potensi keuntungan bisa tetap tinggi.

4. Berinvestasi secara rutin

Untuk mendapatkan passive income yang lebih besar dari investasi Reksa Dana, kamu perlu berinvestasi secara rutin. Artinya, kamu perlu menentukan jumlah investasi yang tetap setiap bulannya untuk diinvestasikan ke dalam Reksa Dana dengan konsisten.

5. Tetap bersabar dengan berbagai kondisi

Investasi Reksa Dana memerlukan waktu dan kesabaran untuk menghasilkan passive income yang stabil. Dalam jangka panjang, investasi Reksa Dana dapat memberikan keuntungan yang cukup signifikan. Investasi Reksa Dana dapat menjadi pilihan yang menarik untuk mendapatkan passive income.

Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu dan mempertimbangkan dengan baik profil risiko dan kebutuhan kamu.

***

Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Website: Makmur.id
 

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Saham Bonus vs Dividen, Mana yang Lebih Memperbesar Portofolio Investor?

Key Takeaways: Bagi investor saham, terdapat berbagai cara untuk memperoleh keuntungan, di antaranya melalui pembagian dividen dan saham bonus. Keduanya sama-sama memberikan manfaat kepada pemegang saham, tetapi mekanisme dan dampaknya terhadap investasi sangat berbeda.  Lalu, mana yang lebih memperbesar portofolio investor, saham bonus atau dividen? Untuk menjawabnya, penting memahami terlebih dahulu cara kerja masing-masing aksi […]

author
Content Management
calendar
19 Agustus 2026
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0