Investasi Reksa Dana bisa menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari passive income. Reksa Dana sendiri adalah instrumen investasi yang berbentuk wadah atau keranjang yang berisi kumpulan instrumen investasi lainnya seperti Saham, Obligasi dan Pasar Uang yang dikelola oleh Manajer Investasi.
Dengan investasi Reksa Dana, investor dapat memperoleh keuntungan dari pertumbuhan harga NAB/Unit nya atau dari dividen yang rutin dibagikan oleh Reksa Dana tertentu.
Sebagai investor yang ingin mendapatkan passive income dari investasi Reksa Dana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Berikut adalah beberapa tips untuk memulai investasi Reksa Dana untuk passive income:
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam Reksa Dana, pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu. Pilihlah Reksa Dana yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, pastikan juga bahwa Manajer Investasi memiliki track record yang baik dan berhasil mengelola Reksa Dana untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten dalam jangka panjang.
Sebelum memulai investasi Reksa Dana, tentukan terlebih dahulu tujuan investasi mu. Apakah kamu ingin mengumpulkan keuntungan jangka panjang atau ingin mendapatkan passive income yang stabil?
Dengan menetapkan tujuan investasi yang jelas, kamu dapat memilih Reksa Dana yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhanmu.
Dalam investasi Reksa Dana, tetaplah lakukan diversifikasi portofolio. Artinya, jangan menginvestasikan seluruh uang kamu hanya ke dalam satu Reksa Dana saja. Dengan melakukan diversifikasi portofolio, risiko dapat dikurangi dan potensi keuntungan bisa tetap tinggi.
Untuk mendapatkan passive income yang lebih besar dari investasi Reksa Dana, kamu perlu berinvestasi secara rutin. Artinya, kamu perlu menentukan jumlah investasi yang tetap setiap bulannya untuk diinvestasikan ke dalam Reksa Dana dengan konsisten.
Investasi Reksa Dana memerlukan waktu dan kesabaran untuk menghasilkan passive income yang stabil. Dalam jangka panjang, investasi Reksa Dana dapat memberikan keuntungan yang cukup signifikan. Investasi Reksa Dana dapat menjadi pilihan yang menarik untuk mendapatkan passive income.
Namun, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu dan mempertimbangkan dengan baik profil risiko dan kebutuhan kamu.
***
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]