Ilustrasi Wanita Umur 25 (Sumber: sofiiashunkina | Envato)
Usia 25 tahun bagi sebagian banyak orang merupakan salah satu titik permulaan menuju kehidupan yang lebih serius. Selain memilih pasangan hidup, mengatur uang lebih serius hingga punya penghasilan tetap dan cukup untuk bekal masa depan.
Jadi tidak heran kalau masa ini dikenal sebagai usia produktif untuk berkarya. Nah, berikut ada panduan lengkap mengatur uang di usia 25 tahun yang bisa kamu jadikan referensi dalam mengelola finansial demi masa depan yang lebih terjamin.
Apa sajakah itu?
Ada banyak tips yang bisa kamu lakukan agar usia 25 tahun dapat mempersiapkan masa depan dengan mulai mengatur uang sejak dini.
Mumpung masih muda, manfaatkan sebaik mungkin waktumu untuk berkarya dan kerja keras. Pundi-pundi dari hasil kerja keras dapat kamu tabung untuk mempersiapkan masa depanmu.
Menabung wajib dimasukkan dalam daftar prioritas utama saat menyusun rencana keuangan oleh siapa pun, terutama kamu yang sekarang berusia 25 tahunan. Tidak bisa dipungkiri, semakin bertambah usia, semakin besar pula dana yang dibutuhkan.
Misalnya untuk persiapan menikah, membeli rumah, menyiapkan pendidikan anak, dan masih banyak lagi yang lainnya. Hal-hal seperti ini wajib dipikirkan sejak dini agar tidak kerepotan atau merepotkan banyak orang nantinya.
Jadi, menabunglah sejak dini daripada repot berhutang sana-sini.
Selalu ingat bahwa keadaan darurat bisa terjadi kapanpun dan dimanapun tanpa direncanakan sebelumnya. Seperti kecelakaan, meninggal dunia, PHK, dana pendidikan yang mendesak, atau saat kamu betul-betul sudah tidak punya uang.
Nah, agar tak pusing, kamu perlu menyiapkan dana darurat dari jauh-jauh hari. Kalau memungkinkan, sebaiknya dana darurat jangan dicampur dengan uang tabungan. Buat pos khusus untuk ini, dan pakai hanya ketika betul-betul diperlukan.
Besaran dana darurat untuk kamu yang masih single sebesar 3-6 kali pengeluaran bulanan. Besaran dana darurat untuk kamu yang sudah berkeluarga sebesar 6-12 kali pengeluaran bulanan.
Investasi merupakan salah satu perencanaan masa depan yang wajib dilakukan oleh kamu yang berusia 25 tahun. Investasi yang ini berbeda dengan menabung karena investasi memiliki keuntungan dan risiko.
Produk investasi ada banyak seperti Reksa Dana, emas batangan, saham, properti dan masih banyak lagi yang lainnya. Pelajari dahulu plus minus masing-masing produk investasi agar kamu paham jika terjadi risiko penurunan nilai investasi.
Jika kamu sudah berani memulai dan konsisten untuk berinvestasi maka uang dari hasil investasi dapat kamu pakai untuk mencapai masa depan seperti menikah, kuliah S2, beli mobil dan lainnya.
Biasanya untuk usia 25-an merasa bahwa merencanakan dana pensiun masih terlalu jauh dan dianggap hal yang tidak terlalu penting untuk saat ini. Namun, tentu tak ada salahnya jika kamu juga menyiapkan tabungan khusus pensiun mulai dari sekarang.
Persiapan dana pensiun ini bisa berupa investasi, bisnis, atau yang lainnya. Dana pensiun ini akan sangat diperlukan kelak ketika kamu sudah tak lagi bekerja dan memiliki penghasilan tetap.
Dengan begitu, kamu bisa menikmati masa pensiun bersama keluarga dengan tenang tanpa dipusingkan oleh urusan pemasukan untuk menutup kebutuhan sehari-hari. Apalagi kebutuhan sehari-hari terus berjalan tanpa ada pemasukan dari pekerjaan tetap.
Empat tips diatas dapat membantumu untuk mengatur uang yang baik di usia 25-an. Hal yang terpenting adalah langsung action dan konsisten!
_________________________________________________________________________
Mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]