makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

4 Kebiasaan Buruk Mengelola Gaji Bikin Makin Boros

author
Tim Makmur
author
11 Agustus 2022
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Ilustrasi Kebiasaan Buruk Mengelola Gaji (Sumber: dragonimages | Envato) 

Salah satu keahlian yang harus dimiliki setiap orang saat ini adalah mengatur keuangan. Mengatur keuangan sangat berguna untuk menghindari kebiasaan buruk mengelola gaji. Mungkin terdengar sangat sederhana bagaimana kita mengatur pengeluaran agar tidak lebih dari pemasukan setiap bulannya. Apakah semudah itu?

Dalam mengelola uang tidaklah mudah sebanyak apapun penghasilan yang dimiliki tentu saja ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak sengaja kita lakukan. Kebiasaan tersebut ternyata membawa dampak buruk dalam kondisi keuangan setiap bulannya.

Baca Juga: Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Membeli Reksa Dana?  

Kebiasaan Buruk Mengelola Gaji

Terdapat kebiasaan buruk mengelola gaji yang tanpa sadar dilakukan. Berikut beberapa kebiasaan buruk yang wajib dihindari.

1. Malas Membuat Rencana Keuangan 

Kebiasaan buruk paling utama adalah malas membuat rencana keuangan bulanan. Padahal ini wajib kamu lakukan agar dapat mengontrol pemasukan dan pengeluaran bulanan.

Tidak heran jika banyak yang merasa bahwa gaji selalu numpang lewat rekening begitu saja. Tanpa persiapan dan rencana awal yang baik maka jangan kaget kamu akan sering lupa kemana saja uang yang kamu gunakan selama ini

Untuk membantumu dalam mencatat pengeluaran jangan lupa gunakan aplikasi perencanaan keuangan dari gadget mu yang dapat didownload melalui Playstore dan Appstore. Selain lebih mudah mencatat menggunakan aplikasi, juga lebih praktis.

2. Perilaku Impulsif dalam berbelanja

Sering merasa ingin membeli semua barang ketika lagi jalan di mall tanpa pikir panjang? Kamu tidak sendirian. Banyak yang masih memiliki sifat impulsif yang dimana sebuah tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu.

Padahal belum tentu kita butuh barang tersebut tetapi ada dorongan dimana ingin membelinya khawatir akan harganya yang kembali naik jika sudah tidak ada diskon.

Biasanya penyebab sifat impulsif ini adalah tidak bisa mengontrol apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Seakan-akan semua yang kita liat harus kita miliki padahal belum tentu dibutuhkan. Bisa boros banget setiap bulan seperti itu.

3. Tidak punya tujuan investasi

Minimnya pengetahuan tentang investasi memang menjadi kendala sebagian orang dan menganggap bahwa investasi itu selalu rumit dan tidak ada tujuan. Anggapan itu tentu saja tidak benar.

Tidak punya tujuan investasi dapat membuatmu menghabiskan gaji bulanan tanpa ada rencana yang jelas. Padahal, dengan tujuan investasi akan membantumu untuk mencapainya.

Saat ini setiap orang dapat membuat rencana investasi dengan mudah dan murah dengan investasi Reksa Dana. Reksa Dana dapat membantumu untuk mencapai tujuan investasi yang kamu inginkan seperti membeli kendaraan, rumah, jalan-jalan.

4. Bergantung pada kartu kredit setiap bulannya

Memiliki kartu kredit memang semakin mudah di era saat ini. Tawaran dari berbagai bank untuk memiliki kartu kredit memang menggiurkan dengan embel-embel bebas biaya administrasi dan promo menarik lainnya.

Terkadang dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan membuat orang tertarik untuk mengoleksi kartu kredit. Semakin banyak kartu kredit biasanya semakin lupa untuk jadwal pembayarannya yang membuat menjerat hutang si pemilik kartu tanpa disadari.

Dalam ilmu perencanaan keuangan ada batasan maksimal dalam penggunaan hutang setiap bulannya yaitu 30% dari pendapat bulanan. Pastikan kamu tidak terjerat dalam penggunaan kartu kredit yang berlebihan.

Empat kebiasaan buruk mengelola gaji diatas sudah selayaknya kamu jauhi demi tetap menjaga hidupmu terhindar dari pemborosan setiap bulannya.

Semuanya kembali ke tekad untuk mengendalikan diri. Mulailah dari sekarang dan selamat mencoba!

Baca Juga: Cara Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak Bagi Kaum Millenial!

_____________________________________________________________________________

Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur 

Website: Makmur.id

 

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Artikel

Cara Menggunakan Excess Returns Model (ERM) untuk Menilai Kinerja Saham 

Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]

author
Content Management
calendar
05 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0