






🙌🏻 Hi Sobat Makmur!
The Fed kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4,25%-4,50%. Ini merupakan pemangkasan suku bunga untuk ketiga kalinya di tahun ini secara berturut-turut. Tahun depan, The Fed diperkirakan masih akan melonggarkan kebijakan moneternya, meskipun kebijakannya tidak akan agresif. The Fed diperkirakan masih akan memangkas suku bunga sebesar 50 bps lagi di tahun depan.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga BI rate di level 6%, salah satunya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Namun, BI masih membuka peluang penurunan suku bunga acuan pada tahun depan.
Peluang penurunan suku bunga acuan BI pada tahun depan menjadi momentum yang tepat untuk mengakumulasi reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana campuran. Apalagi saat ini Makmur dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) sedang mengadakan promo Payday Desember 2024!
Yuk, investasi sekarang untuk 2025 yang lebih cemerlang!
Halo Investor Makmur, Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, komitmen jangka panjang menjadi fondasi penting dalam membangun kekayaan yang berkelanjutan. Konsistensi dan keyakinan untuk tetap berinvestasi sering kali menjadi pembeda antara tujuan yang tercapai dan yang tertunda. Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tersebut, Makmur menghadirkan Makmur Anchor. Program yang dirancang untuk memberikan apresiasi kepada […]
Halo Investor Makmur, Membangun kekayaan adalah sebuah perjalanan yang panjang, tidak selalu mudah, dan penuh tantangan yang tidak dapat diprediksi. Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, setiap keputusan investasi menuntut kesabaran dan konsistensi yang tidak semua orang mampu pertahankan. Makmur memahami kompleksitas perjalanan tersebut, dan menyadari bahwa di balik setiap portofolio yang dibangun, terdapat […]
Halo Investor Makmur, IHSG terkoreksi 12,4% secara MTD hingga (21/5), diikuti net foreign sell Rp 6 triliun. Tekanan ini dipicu rebalancing MSCI dan kebijakan ekspor komoditas satu pintu melalui pemerintah. Dari sisi global, The Fed membuka peluang kenaikan suku bunga, sementara BI menaikkan suku bunga acuan ke 5,25% untuk menjaga stabilitas rupiah. Di tengah volatilitas […]
Halo Investor Makmur, MSCI kembali membekukan rebalancing saham Indonesia untuk periode Mei 2026, dengan pengumuman evaluasi final pada Juni 2026. Kebijakan ini berpotensi menahan aliran dana pasif global ke pasar ekuitas, sejalan dengan koreksi IHSG sebesar 18,2% dan net foreign sell yang mencapai Rp47,2 triliun secara YTD (per 28 April 2026). Di tengah tekanan pada […]
Halo Investor Makmur, Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus berlanjut, memasuki pekan kelima. Eskalasi ini mendorong harga minyak naik >40% akibat gangguan distribusi dan turut menekan pasar keuangan. IHSG turun 13,82% (month-to-date hingga 27 Maret) diikuti aksi net foreign sell sebesar Rp16,46 triliun seiring meningkatnya sentimen risk-off global. Di tengah ketidakpastian pasar yang […]
Halo Investor Makmur, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) capai kesepakatan dagang final, dengan tarif ekspor Indonesia menjadi 19% dan 0% untuk 1.819 produk, sebagai timbal balik, Indonesia menghapus bea masuk atas 99% produk AS. Kesepakatan ini perlu dicermati terutama jika impor melampaui ekspor, surplus neraca perdagangan dapat tertekan. Di sisi lain, AS berencana menaikkan tarif […]